Marrin News

Gagas Pakapara, Cara Kapolres Malra Memutus Embrio Kriminalitas Jelang New Normal

Kapolres Maluku Tenggara AKBP Alfaris Pattiwael SH. S.Ik., MH.
Kapolres Maluku Tenggara AKBP Alfaris Pattiwael SH. S.Ik., MH.


Tual, Marrinnews.com.- Pra kondisi menyambut Tatanan Kehidupan Baru "New Normal" serta upaya memutus embrio kriminalitas, Kapolres Maluku Tenggara dan Kota Tual Alfaris Pattiwael S.Ik., MH menggagas Patroli Kampung Paling Rawan (Pakapara) dengan melakukan penyisiran serta mendatangi setiap Desa yang dianggap paling rawan menggunakan kendaraan yang didominasi roda dua, Sabtu (13/06/2020).

"Jadi hari ini ditengah pemerintah akan melaksanakan tatanan kehidupan baru atau new normal, tidak terkecuali di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual kami juga mempersiapkan atau prakondisi untuk menyambutnya," Ujar Pattiwael usai pelaksanaan Pakapara diwatdek, Sabtu (13/06/2020) Malam.

Dijelaskannya tatanan kehidupan baru nantinya akan biasa saja seperti yang dijalani sebelumnya namun akan ada kebiasaan baru yang wajib ditaati yaitu menggunakan masker, menjaga jarak, menjaga perilaku hidup bersih dengan membiasakan mencuci tangan saat memulai atau berakhirnya aktivitas.

"Kepolisian sendiri melaksanakan patroli skala besar yang dinamakan pakapara, kami melibatkan Kodim 1503, dengan prioritas pada daerah rawan pada setiap sabtu sore sampai malam," Jelasnya.

Pakapara yang dijadwalkan sebulan sekali itu Sambungnya, kemungkinan akan ditingkatkan apabila dari hasil evaluasi bulanan terdapat atau ditemukan kasus.

"Pakapara merupakan kegiatan rutin yang ditingkatkan sebagaimana peraturan Kapolri No 1 tahun 2019 tentang keberhasilan pelaksanaan tugas kepolisian dimana kegiatan patroli yang biasa dilakukan 1 kali kami lakukan lebih dari 1 kali," Paparnya.

Walaupun dalam Pakapara tidak ditemukan kriminalitas, ia mengingatkan agar masyarakat menjaga kamtibmas karena pihaknya tidak akan segan memberikan tindakan preventif, represif bahkan penegakan hukum.

"Jadi dengan Pakapara kami berupaya memutus embrio kriminalitas, karena niat tambah kesempatan hasilnya kejahatan, maka kesempatan ini yang kami pangkas agar tidak terjadinya kriminalitas, " Tegasnya. (MN_86)



Editor : Ridwan Kalengkongan

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar