Marrin News

Sambangi Lokasi Karantina, Bupati dan Tim Satgas Malra Minta Warga Tak Kucilkan Pelaku Perjalanan

Bupati Maluku Tenggara M Taher Hanubun saat mengecek kesehatan dengan mengukur suhu dengan menggunakan termos scaner
Bupati Maluku Tenggara M Taher Hanubun saat mengecek kesehatan dengan mengukur suhu dengan menggunakan termos scaner kepada Pelaku Perjalanan yang sedang menjalani Karantina

Langgur, Marrinnews.com – Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyambangi pelaku perjalanan yang dikarantina pada  lima lokasi di wilayah Kei Kecil, Kamis (2/3/2020) sore.

Lima (5) tempat karantina mandiri tersebut, diantaranya di Ohoi (Desa) Sathean, Ibra, Wain Baru, Abean dan Elar Let.

Dalam kesempatan itu, Bupati bersama Tim Gugus menyerahkan sejumlah paket bantuan berupa perlengkapan makan, minum, mandi dan lainnya. Selain itu, orang nomor satu Malra ini mengecek kesehatan dan mengukur suhu dengan menggunakan termos scaner.

Pantauan Marrin News , Bupati bersama Tim Gugus sontak dibuat terharu saat beberapa mahasiswa pelaku perjalanan menyampaikan aspirasinya.

“Bapa Bupati, katong (kami) bukan datang par bawa virus ke daerah ini. Katong takut tinggal di daerah sana (daerah tempat kuliah) karena mau beli makan minum saja setengah mati (susah), makanya katong pulang kesini. Tapi saat su sampe di kampung sendiri, katong malah dihina dan dikucilkan bagai  orang asing,” ujar para pelaku perjalanan di Elar Let.

Terpisah, Zulaiha Esomar-pelaku perjalanan di Ohoi Abean mengaku, selama berada ditempat Karantina, dirinya bersama beberapa temanya diperlakukan dengan baik. Bahkan tak ada keluhan apapun dari warga terhadap mereka.

“Kami semua yang ada disini mendapat perhatian sangat baik. Isolasi mandiri ini adalah langkah yang tepat,  dengan begitu kita akan menghindarkan diri kita dan keluarga dari wabah ini,” ungkap Alumni Universitas Karolus Jakarta Pusat ini.

Bupati dalam beberapa kesempatan saat peninjauan itu mengingatkan, para pelaku perjalanan agar senantiasa menjalankan mekanisme karantina mandiri sesuai prosedur yang berlaku.

“Anak dan cucu-cucuku, Opa minta kalian semua tetap sabar dan tenang jalani proses karantina ini. Ini tak lama, hanya 14 hari saja, karena ini untuk kebaikan kita semua dalam upaya mencegah virus corona di daerah ini," pesan Bupati.

Senada hal itu, Thaher Hanubun mengingatkan warga agar tidak mendiskriminasi ataupun mengintimidasi para pelaku perjalanan, baik lewat tutur kata maupun tindakan.

“Putra-putri ini adalah anak cucu kita semua yang harus kita beri perhatian, kasih sayang dan cinta ditengah situasi saat ini, bukan malah mengucilkan mereka. Mereka datang ke daerah ini sudah melalui pemeriksaan kesehatan sesuai prosedur berlaku, jadi jangan anggap mereka datang membawa penyakit sehingga dijauhi,” tegas Thaher.

Sementara itu, Ketua Tim Gugus Tugas Mohtar Ingratubun menegaskan, tempat karantina mandiri yang berada di Ohoi atau Kecamatan mendapat pengawasan ketat dari setiap petugas medis. Proses karantina ini sendiri berlangsung sesuai SOP, yakni 14 hari.

Untuk itu, Mohtar meminta masyarakat setempat agar turut mengawasi proses tersebut dan tidak berpikir negatif terhadap keberadaan pelaku perjalanan. Dengan begitu, tidak ada kepanikan, kecemasan serta ketakutan dan terwujudnya Kamtibmas yang kondusif.

“Anak-anak ini semua dalam keadaan sehat. Hanya saja sesuai prosedur, maka mereka harus di karantina. Jadi jangan berpikir macam-macam tentang mereka tetapi sentulah mereka dengan kasih sayang,” tandas Ingratubun.

Kepala Dinas Kesehatan, dr. Katrinje Notanubun turut memberikan edukasi terkait pencegahan wabah Covid-19. Dia mengingatkan agar baik pelaku perjalanan ataupun warga dapat senantiasa mengedepankan etika kesehatan, seperti distancing sosial, mencuci tangan, bila batuk gunakan masker dan anjuran lainnya.

Untuk diketahui, keberadaan tempat karantina di Ohoi/kecamatan merupakan inisiatif pihak ohoi dan warga setempat dengan memanfaatkan bangunan PAUD, Pasar Ohoi, dan rumah milik warga. Hal ini sendiri merupakan bentuk dukungan kepada Pemda setempat dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19 di negeri berjuluk Larvur Ngabal. (Gerry Ngamel)




Editor : Ridwan Kalengkongan

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar