Marrin News

Pemda Malra Gandeng TNI- Polri Bagi-bagi Masker Kain Gratis


Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun saat membagikan masker
Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun saat membagikan masker


Langgur, Marrinnews.com – Kampanye pengunaaan masker diluar rumah sontak bergema di seantero wilayah NKRI usai dikeluarkannya rekomendasi dari World Health Organization (WHO) dimana mewajibkan masyarakat, baik yang dalam kondisi sakit maupun sehat agar menggunakan masker saat beraktivitas diluar rumah.

Seiring rekomendasi itu, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara pada Senin (6/4/2020) siang melalui Juru Bicaranya untuk penanganan Covid 19 telah mengampanyekan rekomendasi WHO dengan menggelar pembagian masker kain meski masih dalam jumlah yang terbatas.

Bupati Malra M. Thaher Hanubun nampak begitu responsif dalam menanggapi kebijakan WHO itu, Bersama jajaran Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 turun langsung membagikan masker kain kepada masyarakat yang berada di area pasar Langgur, Senin (6/4/2020) sore.

Turut hadir, Kapolres Maluku Tenggara AKBP Alfaris Pattiwael, Dandim 1503/Tual Letkol Inf Mario C. Noya, Danlanal Tual Kolonel Laut (P) I Gusti Putu Wisnawa dan Danlanud Dominicus Dumatubun Langgur Letkol Pnb Yulianto Nurcahyo.
Kapolres Maluku Tengggara AKBP. Alfaris Patiwael. S.Ik
Kapolres Maluku Tengggara AKBP. Alfaris Patiwael. S.Ik

Pantauan Marrin News Masyarakat begitu antusias untuk mendapatkan masker kain yang dibagikan. Bagi mereka, ditengah pandemi corona saat ini tentunya sudah sangat sulit untuk mendapatkan masker.

“Kami sangat bersyukur bisa dapat bagi masker karena sekarang susah sekali par dapat akan. Katong (kami, red) berharap Pemda Malra bisa bagi masker ini ke semua masyarakat yang ada di pelosok-pelosok juga,” pintah salah satu warga kepada media ini.

Bupati Malra Thaher Hanubun menyatakan, langkah ini merupakan suatu kewajiban yang harus dilakukan Pemda sebagaimana instruksi Pemerintah RI melalui Kementerian Kesehatan. Dimana demi mengamankan masyarakat di tengah situasi pandemi Covid 19, maka setiap masyarakat perlu mendapatkan masker dan wajib digunakan saat beraktivitas di luar rumah.

Thaher merincikan, jumlah penduduk Maluku Tenggara kurang lebih 127.000 jiwa. Dari jumlah itu, ia menyadari sungguh bahwa ketersediaan masker saat ini belum dapat memenuhi, bahkan masih sangat terbatas penyalurannya bagi masyarakat.

“Untuk hari ini kita fokuskan dulu di area pasar yang mana merupakan tempat perjumpaan khalayak ramai. Itu pun belum semua yang kebagian,” ungkap Bupati kepada awak media usai aksi itu.

Mantan Anggota DPRD Provinsi Maluku itu mengaku, Pemda Malra akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengoptimalisasi ketersediaan masker kain dalam jumlah yang banyak.

“Kita sudah pesan masker kain ini dalam jumlah yang banyak. Satu atau dua hari lagi akan tiba, jadi nantinya TNI/Polri akan dilibatkan juga untuk membagikannya ke semua masyarakat, baik yang ada di perkotaan maupun pedesaan,” katanya.

Bupati mengatakan, selain pembagian masker, Pemda akan secara masif melakukan sosialisasi terkait pandemi Covid-19 hingga ke pelosok-pelosok negeri ini. Namun yang terpenting menurut Bupati, semua elemen masyarakat  harus bersatu padu mendukung upaya pemerintah dalam menimalisasi penyebaran Corona.

“Bagi setiap pelaku perjalanan wajib mengkarantinakan dirinya secara mandiri selama 14 hari. Dan bagi masyarakat wajib menaati protokol kesehatan yang berlaku,” imbaunya.

Sementara itu, Kapolres Malra AKBP Alfaris Pattiwael menghimbau, masyarakat harus senantiasa taat pada kebijakan yang berlaku. Dimana saat ini telah diwajibkan untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Dalam hal protokol karantina kesehatan, Pattiwael menyatakan, Polri hadir untuk menjamin kenyamanan dan keamanan setiap warga ditengah pandemi Covid 19, sekaligus memutus mata rantai penyebarannya.

Pattiwael menegaskan, dalam situasi itu maka sangat diperlukan komitmen bersama setiap elemen masyarakat guna menciptakan Kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Jangan sampai kita tengah berupaya secara serius menangani pandemi Corona, lalu timbul masalah-masalah lain yang menyebabkan kita akan kesulitan dalam menghadapi Corona yang makin masif. Saya harap tidak ada gerakan tambahan dari masyarakat yang menggangu kamtibmas,” tandasnya. (Gerry)




Editor : Ridwan Kalengkongan

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar