Marrin News

22 Pelaku Perjalanan KM Ngapulu di Malra Jalani Rapid Test

Juru Bucara Covid-19 Malra dr Katrinje Notanubun
Juru Bucara Covid-19 Malra dr Katrinje Notanubun


Langgur, Marrinnews.com – Juru bicara Pemerintah Daerah Maluku Tenggara untuk penanganan Covid-19, dr. Katrinje Notanubun menyatakan, sebanyak 22 orang pelaku perjalanan di posko karantina terpusat jalani pemeriksaan Rapid Diagnosa Test (RDT) Covid 19.

“Proses pemeriksaan rapid test dengan pengambilan sampel darah ini dilakukan pada Sabtu (25/4/2020), pukul 11.00 WIT,” ungkap dr. Ketty Notanubun dalam konfrensi pers di Langgur, Sabtu (25/4/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Malra itu menjelaskan, pemeriksaan RDT itu tidak dilakukan terhadap semua pelaku perjalanan. Tetapi lebih diutamakan bagi mereka yang tiba di Maluku Tenggara dengan menumpangi KM Ngapulu pada tanggal 14 April 2020.

Meski begitu, menurut dr. Ketty bahwa pengambilan sampling darah ini hanya bagi mereka (pelaku perjalanan) yang menderita panas dan batuk.

“Kami tidak bisa melakukannya kepada semua pelaku perjalanan. Tadi di SMK Kelautan, saya menyampling para lansia sebanyak 5 orang dan bayi 2 orang. Begitu pula dengan yang ada di lokasi SMEA, hotel Langgur maupun Al-Hilal,” kata dia.

Menurut Notanubun, jika hasil RDT ke 22 pelaku perjalanan tersebut negatif (tidak menunjukan gejala Covid 19), maka tidak perlu untuk dilakukan terhadap mereka yang dalam kondisi sehat.

“Kalau hasil pemeriksaan mereka negatif, saya menganggap bahwa sampel orang yang sakit saja negatif, apalagi kita ambil yang sehat. Tentunya hasilnya pasti negatif,” ujarnya.

Sesuai data resmi Tim Covid 19 Malra yang diterima Marrin News menyebutkan, rincian lokasi pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan RDT, diantaranya lokasi SMEA untuk 10 orang. Sisanya  di rencanakan pada malam hari setelah buka puasa. 

Lokasi SMK Kelautan untuk 7 orang, SMA Al-Hilal 2 orang, SMP Al-Hilal 2 orang dan Hotel Langgur 1 orang. (Gerry)



Editor : Ridwan Kalengkongan

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar