Marrin News

Pemkot Tual Launching Vaksinasi Covid-19, Kapolres Tual bersama 10 Tokoh Publik Disuntik Pertama

Wakil Wali Kota Tual Usman Tamnge membacakan sambutan Wali Kota Tual Adam Rahayaan sekaligus membuka secara resmi Kick Off Vaksinasi Covid-19 Kota Tual, Sabtu (30/01/2021). Foto: Nick Renleuw

Tual, Marrinnews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tual akhirnya memulai proses vaksinasi Covid-19. Launching Vaksinasi Covid-19 ini berlangsung di Rumah Sakit Umum (RSU) Maren, Sabtu (30/01/2021) sekitar pukul 10:00 WIT.

Proses vaksinasi perdana ini ditangani langsung oleh tenaga kesehatan (nakes) setempat di bawah komando Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan (Plt. Kadinkes) Kota Tual drg. Maxie M. B. Tinggogoy. Sementara acara launching dipandu oleh Bagian Humas dan Protokoler Sekretariat Daerah (Setda) Kota Tual di bawah pimpinan Kepala Bagian Mochsen Ohoiyuf.

Tampak hadir dalam Launching Vaksinasi Covid-19 Kota Tual antara lain Wakil Wali Kota Usman Tamnge, Sekretaris Daerah (Sekda) A. Y. Renuat, Ketua DPRD Hasan S. Borut, Kapolres Tual Alfaris Pattiwael, sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemkot Tual, Forkopimda serta sejumlah Senator Parlemen Tual.

Bahkan Dandim 1503/Tual Letkol Inf. Mario Christian Noya yang baru tiba dari perjalanan dinas di Kabupaten Kepulauan Aru, menyempatkan diri untuk hadir dan memantau langsung proses vaksinasi perdana di Kota Tual.

Seluruh rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian sambutan Wali Kota Tual, Adam Rahayaan yang dibacakan oleh Wakil Wali Kota Tual Usman Tamnge. Wawali sekaligus membuka secara resmi kegiatan dimaksud.

“Pelaksanaan Kick Off Vaksinasi Covid-19 pada saat ini merupakan langkah awal dari serangkaian proses panjang dalam pelaksanaan Vaksinasi Covid-19. Vaksinasi Covid-19 bertujuan untuk mengurangi transmisi atau penularan Covid-19 serta menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19,” ungkap Wali Kota Adam Rahayaan dalam sambutannya yang dibacakan Wawali Usman Tamnge.

Lebih lanjut Wali Kota menegaskan, program prioritas utama adalah dengan vaksinasi bagi seluruh tenaga kesehatan untuk yang pertama menerima vaksinasi di Indonesia termasuk di Kota Tual dengan tetap berpedoman pada aturan yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian testimoni dari Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tual, Dicky Darmawan. Darmawan diketahui sudah mengikuti proses vaksinasi di Kabupaten Maluku Tenggara yang dilaksanakan sehari sebelumnya, Jumat (29/01/2021)

“Ketika divaksin itu tidak terasa apa-apa, malah rasanya enak sekali. Menurut dokter, selesai disuntik kita menunggu 30 menit untuk melihat reaksi tubuh.  Reaksi tubuh itu macam-macam. Tetapi saya hari ini, setengah 11 (WIT) kurang ini sudah lebih dari 24 jam (sesudah divaksin). Saya tidak ada merah-merah, tidak ada bengkak-bengkak, tidak ada mual-mual, tidak ada mengantuk, malah tadi pagi saya bangun jam 4. Artinya saya lebih bergairah,” demikian antara lain testimoni Darmawan.

“Jadi pada kesempatan ini saya mengajak semua bapak-bapak, ibu-ibu, om-om, tante-tante semua. Ayo kita vaksin! Karena kita harus bekerja sama (dalam mengatasi pandemi Covid-19),” ajaknya.

Kapolres Tual Yang Pertama Divaksin

Kapolres Tual AKBP Alfaris Pattiwael menjadi orang pertama yang disuntik dalam proses Vaksinasi Covid-19 di Kota Tual, Sabtu (30/01/2021). Foto: Nick Renleuw

Selanjutnya, proses vaksinasi perdana pun akhirnya dimulai. Sebanyak 10 tokoh publik diberi kesempatan untuk memulai tahapan vaksinasi. Kesepuluh tokoh tersebut antara lain Anggota DPRD Kota Tual Zainal Abidin Kabalmay, Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Tual AKBP AKBP Alfaris Pattiwael, Pimpinan Redaksi (Pimred) Marrinnews Ridwan Kalengkongan, serta sejumlah perwakilan tokoh masyarakat dan TNI/Polri.

Dalam prosesnya, tidak semua tokoh publik dimaksud lolos tahapan vaksinasi. Kabalmay misalnya. Senator Parlemen Tual ini tidak lolos screening pada meja kedua tahapan vaksinasi. Sebagaimana diketahui, pada meja kedua tersebut, ada dokter yang melakukan screening dan menjadi penentu akhir kondisi kesehatan seseorang sebelum divaksinasi.

Sesudah proses tahapan yang sangat dinamis, Kapolres Tual AKBP Alfaris Pattiwael akhirnya menjadi tokoh pertama yang disuntik vaksin, disusul 10 tokoh publik lainnya. Total, ada 11 tokoh publik yang divaksinasi pada momen Launching Vaksinasi Covid-19 Kota Tual.

Pimred Marrinnews.com Ridwan Kalengkongan turut disuntik pada momen Launching Vaksinasi Covid-19 Kota Tual mewakili tokoh publik, Sabtu (30/01/2021). Foto: Nick Renleuw

Secara rinci, ke-11 tokoh publik yang pada akhirnya divaksin tersebut adalah  sebagai berikut

1.    Kapolres Tual, AKBP Alfaris Pattiwael

2.    Kepala Bappeda, Dr. Fahry Rahayaan

3.    Kadisperindag, Darnawati Amir

4.    Pimred Marrinnews.com, Ridwan.                   Kalengkongan

5.    Asisten I Setda Tual, Djamaludin.          Rahareng

6.    Asisten III Setda Tual, Moksen Renwarin

7.    Kasatpol-PP, Ibrahim Tamher

8.    Perwakilan TNI AD, La Gama

9.    Perwakilan TNI AL, Wahyudi

10.  Perwakilan Kodim, Marhudi

11.  Lurah Masrum, Irham Karit

 

Antusiasme Tokoh Publik

Berdasarkan pantauan Marrinnews.com, sejumlah tokoh masyarakat tampak antusias mengikuti proses vaksinasi perdana di Kota Tual ini. Sayangnya, keterbatasan kuota vaksin menyebabkan tidak semua yang mendaftarkan diri bisa ikut divaksinasi pada momen ini. Selain bahwa ada sebagian lainnya tidak berhasil melewati tahapan screening.

Sesuai penjelasan Plt. Kadinkes Tual, drg. Max Tinggogoy, tahapan perdana Vaksinasi Covid-19 Kota Tual ini diperuntukkan bagi para nakes dan hanya disediakan 10 kuota bagi tokoh publik. Dengan melewati berbagai pertimbangan, akhirnya ada penambahan 1 kuota sehingga total yang disuntik menjadi 11 orang.

Wawali Tual Usman Tamnge, Sekda Ahmad Yani Renuat, Ketua DPRD Hasan S. Borut dan sejumlah legislator serta pimpinan OPD tampak hadir saat Launching Vaksinasi Covid-19 Kota Tual, Sabtu (30/01/2021). Foto: Nick Renleuw

Tinggogoy menjelaskan, semua proses vaksinasi perdana ini akan dipertanggungjawabkan secara administratif hingga ke pemerintah pusat. Oleh karena itu, pihaknya tidak bisa semena-mena menambahkan kuota vaksinasi bagi tokoh publik pada tahapan perdana ini.

Sesudah proses tahapan vaksinasi kepada 11 tokoh publik Kota Tual, para nakes yang menjadi fasilitator vaksinasi dipersilahkan untuk beristirahat makan siang. Selanjutnya, proses vaksinasi kembali dilanjutkan dengan sasaran para tenaga kesehatan. (Nick Renleuw)


Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar