Marrin News

Bupati Malra: Jika Ada Pengusaha Nakal Lakukan Hal Ini, Izin Usaha Segera Dicabut

Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun. FOTO/Dok. Bag. Prokopim Malra

Langgur, Marrinnews.com - Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun menginstruksikan Dinas Perindustrian dan Ketenegakerjaan Kabupaten setempat, sesegera mungkin melakukan pengecekan terhadap kondisi barang dagangan (sembako) di pasaran maupun di toko-toko. 

Bupati Thaher mengatakan, pemeriksaan itu perlu segera dilakukan agar jangan sampai ada barang kadaluarsa yang diperdagangkan untuk masyarakat. 

"Jika ada Pengusaha nakal yang melakukan hal ini, maka saya perintahkan agar izin usahanya segera dicabut," ujar Hanubun saat menyampaikan arahannya pada pembukaan kegiatan Pasar murah dan Operasi minyak tanah di pelataran Kantor Bupati Malra, Kamis (10/2/2020). 

Hanubun ungkap, kemungkinan adanya permainan segelintir pengusaha terhadap beras yang diperjualbelikan di pasaran. Lantaran menurut dia, ada jenis beras yang dijual dengan menggunakan karung bermerek, tapi sayangnya isi didalam karung tersebut sudah dicampur. 

Orang nomor satu di negeri berjuluk Larvul Ngabal ini, khawatir apabila jenis beras dimaksud masih diperjualbelikan kepada masyarakat. Oleh karena, katanya, kejadian tersebut, begitu pula dengan jenis barang kadaluarsa lainnya, sudah pernah diketemukan di daerah ini. 

"Beras dicampur dan itu ada. Kalau ada, lakukan sesuai dengan aturan. Saya ingatkan, Satpol PP, Kesbangpol dan Polisi untuk selidiki, kalau sampai itu ada jual barang kadaluarsa seperti yang sudah terjadi, maka toko itu langsung dikasih palang dan tutup.  Ini perintah," tegas Hanubun. 

Bupati mengingatkan juga kepada para pengusaha agar tidak lagi berbuat nakal dengan barang dagangan yang ada. 

"Jangan dong (mereka) main-main disini, pi (pergi) main di daerah lain. Sudah cukup lama dong hidup disini.  Jangan korbankan masyarakat. Kita harus berpihak pada masyarakat, bukan kepada pengusaha," ucap Hanubun dengan nada tegas. 

Lebih lanjut terkait penimbunan barang, Bupati mengklaim, biasanya menjelang hari-hari besar Keagamaan, pasti para pengusaha melakukan hal tersebut. 

Untuk itu, Ia meminta jajaran Dinas Perindag, segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, agar melakukan inspeksi guna meminimalisasinya. Sehingga, tidak terjadi penimbunan sembako yang dapat memicu melonjaknya harga barang dipasar.

"Satpol PP, Kesbangpol bekerja sama dengan Disperindagnaker, misalkan dong ada tumpuk-tumpuk barang, secepat mungkin agar selidiki. Ini daerah kecil, bukan daerah besar, pasti ketemu," katanya. 

Bupati Thaher mengajak, Pengusaha- pengusaha yang selama ini telah mengambil manfaat besar dari masyarakat, agar sekiranya dapat membantu mengurangi beban masyarakat lewat karya-karya sosial, khususnya lewat pasar-pasar murah menjelang hari-hari besar Keagamaan.

Tak luput, Hanubun menyampaikan apresiasi kepada pihak – pihak yang telah turut serta membantu terselenggaranya kegiatan Pasar Murah dan Operasi Pasar Minyak Tanah yang diselenggarakan hari ini, Kamis (10/12) hingga Senin (21/12) pekan depan. (Ghege) 

Baca Juga

Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar